Sebanyak 54 Negara Boikot Acara Pembukaan Kedutaan AS di Yerusalem

Sebanyak 54 dari 86 duta besar negara-negara untuk Israel memboikot upacara yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Israel kemarin malam di Yerusalem. Mereka memprotes pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Mengutip Middle East Monitor, Rabu (16/5), sebagian besar negara anggota Uni Eropa ikut memboikot acara pembukaan tersebut sebagai penolakan tegas atas pemindahan kedutaan besar tersebut.

Selain itu, Rusia, Mesir, India, Jepang dan Meksiko juga tidak mengirimkan perwakilannya untuk menghadiri upacara tersebut.

Sementara itu, 32 negara lain ikut berpartisipasi dalam upacara tersebut. Mereka adalah negara-negara yang mendukung pengakuan Presiden Donald Trump soal Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Beberapa negara tersebut antara lain, empat negara Uni Eropa yakni Austria, Hongaria, Rumania, Republik Ceko dan lima negara Eropa yang bukan anggota antara lain Albania, Makedonia, Serbia, Ukraina dan Georgia.

Sebagaimana diketahui, Kedutaan Besar AS dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Senin (14/5). Trump tidak ikut hadir dalam upacara pembukaan kedutaan tersebut namun mengirim beberapa delegasi antara lain, putrinya Ivanka Trump dan menantunya Jared Kushner.

Pemindahan kedutaan ini tentu saja memicu kemarahan dari warga Palestina. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di sepanjang perbatasan Gaza-Israel untuk memprotes keputusan tersebut. Namun sebanyak 58 warga Palestina harus gugur dalam aksi unjuk rasa tersebut karena ditembak pasukan Israel.

 

Sumber : Merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *