Disdikpora Yogyakarta Gandeng Google Kembangkan Digitalisasi Pendidikan

JAKARTA – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY bekerja sama dengan Google melalui PT Duta Digital Informatika meluncurkan aplikasi sinergi Google for Education dan Jogja Belajar di tahun 2018, berupa konten pembelajaran yang bisa dimanfaatkan guru maupun siswa.

Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan melalui Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik), pihaknya berupaya menciptakan terobosan baru terutama teknologi media pembelajaran bagi masyarakat.

Selain berkolaborasi dengan Google untuk memberikan layanan pendidikan digital unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Balai Tekkomdik juga memiliki layanan khusus untuk mendukung pembelajaran, yaitu JB Class. “Pada tahun 2018 ini Balai Tekkomdik DIY meluncurkan aplikasi terbaru JB Class dalam bentuk Aplikasi Mobile berbasis Android,” ujarnya, Jumat (23/11).

Jb Class merupakan sebuah aplikasi learning management systemberbasis web yang dirancang sebagai media tambahan atau pengayaan pembelajaran yang melengkapi pembelajaran konvensional melalui kelas maya.

Sejak dirilis pertama kali pada 2015, saat ini JB Class memiliki 27.631 pengguna, 4.842 kelas online, dan 8.204 konten pembelajaran.

Selanjutnya, Balai Tekkomdik meluncurkan konten edukasi berbasis video/audio yakni empat film pendidikan untuk jenjang SMA dan SMK, dua film pendidikan untuk penanganan anak berkebutuhan khusus (ABK), 30 media bahan siar radio, aplikasi JB Class Istimewa serta aplikasi untuk ABK. “Diharapkan, pendidikan di provinsi DIY menjadi pendidikan kelas dunia, terutama pendidikan dasar dan menengah yang menjadi sasaran pertama dalam program ini,” kata dia.

Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan kerja sama itu untuk mengantisipasi revolusi industri 4.0 yang membutuh kesiapan SDM. “Kami sepakat menggandeng Google untuk menambah fitur di laman Jogja Belajar. Selain itu program ini untuk mengarahkan anak dalam penggunaan gadget ke arah yang positif,” ujarnya.

Kepala Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan Dikpora DIY, Isti Triasih mengatakan, program Google for Education, adalah rangkaian fitur produktivitas untuk membantu siswa dan pengajar berinteraksi dengan lancar dan aman di semua perangkat, mendukung kegiatan di instansi maupun di sekolah, bekerja dimana saja, kapan saja, dan di perangkat apa saja.

Fitur yang tersedia diharapkan dapat mendorong kompetensi berkomunikasi, berkolaborasi, kreativitas, dan pemikiran kritis serta memungkinkan pengajar berinteraksi dengan seluruh siswa di kelas atau secara individual.

Berbagai layanan dan fasilitas yang dapat dinikmati di dalam G Suite untuk pendidikan antara lain Gmail, Drive dan pengelolaan dokumen (Google Docs, Google Slides dan Google Sheets), Google Hangouts Meet Chat dan Video Conference, Google Vault, Groups, Jamboard Service, Kalender, Keep, Sites, serta Google Task).

Keseluruhan fasilitas ini bisa diakses oleh semua akun pengguna dengan akhiran nama domain Pendidikan @jogjabelajar.org.

 

 

 

Sumber: BeritaSatu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *