Bus Tayo Sukoharjo, Viral di Medsos hingga Gara-gara Film Kartun

SUKOHARJO – Terinspirasi film anak-anak Tayo The Little Bus asal Korea, warga Gayam, Sukoharjo, membuat bus mirip Tayo.

Bus Tayo asal Sukoharjo tersebut pun menjadi viral dan banyak warga yang menumpanginya. Dengan tiket seharga Rp 5.000, warga akan diantar berkeliling Taman Pakujoyo.

Taman tersebut menjadi tujuan wisata andalan di Desa Gayam, Sukoharjo.

Berikut ini sejumlah fakta dari keberadaan bus unik itu.

1. Gara-gara film kartun bus Tayo

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat meluncurkan bus wisata Bandros di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (19/1/2018)

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat meluncurkan bus wisata Bandros di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (19/1/2018) (Dokumentasi Humas Pemkot Bandung)

Lurah Gayam, Havid Danang, mengatakan, pembuatan Bus Tayo terinspirasi dari film animasi Tayo The Little Bus asal Korea Selatan.

“Sebelumnya saya sudah memiliki ide membuat kereta wisata di Taman Pakujoyo. Kebetulan saat ini lagi booming bus tayo. Makanya kemudian saya arahkan untuk membuat bus tayo saja,” kata Havid.

Havid menggunakan istilah tayo lantaran memiliki kepanjangan Taman Pakujoyo. Untuk memudahkan warga mengingat nama bus, lalu disingkat dengan tayo.

Untuk membuat bus tayo, ia menggandeng seorang pengusaha bidang pariwisata dan perbengkelan. Hasilnya, tercipta bus tingkat dua lantai yang dimodifikasi khusus untuk wisatawan.

2. Bus untuk digunakan di lokasi wisata Taman Pakujoyo

Fuso Colt Pownis produksi 1989 yang pernha digunakan PT Timah di Pangkalpinang, Bangka Belitung. Bus itu kini digunakan sebagai bus wisata di daerah tersebut.

Fuso Colt Pownis produksi 1989 yang pernha digunakan PT Timah di Pangkalpinang, Bangka Belitung. Bus itu kini digunakan sebagai bus wisata di daerah tersebut.(haltebus.com)

Bus tingkat berwarna merah itu difungsikan untuk kepentingan wahana pariwisata di Taman Pakujoyo, Kelurahan Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sukoharjo.

Kapasitas bus tayo Taman Pakujoyo itu bisa memuat penumpang sebanyak 30 orang. Sebanyak 20 penumpang dapat menempati lantai satu dan sisanya berada di lantai dua.

“Busnya dibuat agar wisatawan dapat menikmati pemandangan Taman Pakujoyo. Untuk itu bagian atas bus dibuat terbuka,” ujar Havid.

Bus warna merah itu akan melewati jalur khusus yang tidak bersinggungan dengan kendaraan lain.

“Busnya karena modifikasi maka dibuatkan trek khusus yang tidak bersinggungan dengan kendaraan lain. Kami sudah mengundang seluruh ketua RT untuk disepakati bersama jalan yang dilalui bus tayo tersebut. Kesepakatan itu dibuat agar saat lewat busnya tidak bersinggungan dengan kendaraan lain,” kata Havid.

3. Bus Tayo ajak warga berkeliling Taman Pakujoyo

Bus wisata Uncal kini diparkir di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/3/2017).

Bus wisata Uncal kini diparkir di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/3/2017). (TRIBUNEWSBOGOR.com/MOHAMAD AFKAR SARVIKA)

Soal keamanan dan keselamatan penumpang, Havid menyatakan, bus sudah melakukan uji lapangan.

Lalu, tarif tiket bus tersebut murah. Dengan tiket Rp 5.000, warga akan disuguhi keindahan pemandangan Taman Pakujaya dan telaga sepanjang satu kilometer.

“Jadinya bus ini sebagai salah satu untuk melengkapi wahana. Sekali naik penumpang hanya membayar Rp 5. 000,” kata Havid.

“Wisatawan juga disuguhi areal persawahan yang hijau dan lapangan. Pokoknya penumpang akan senang karena pemandangan yang didapatkan berbeda bila naik mobil biasa,” kata Havid.

4. Menjadi viral di media sosial

Para kru bus wisata Bandros Bandung

Para kru bus wisata Bandros Bandung(KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI)

Sejak diposting di instagram ics_infocegatansolo, bus tayo warna merah itu menjadi perbincangan warganet.

Desa Gayam pun ramai dikunjungi warga dari luar desa untuk melihat bus tersebut. Secara fisik, bus tersebut memang berbeda dengan bus pada umumnya.

Pada bagian depan bus, terdapat gambar mata dan mulut sehingga mirip dengan karakter Tayo. Di kaca depan tertulis Tayo dengan akronim Taman Pakujoyo.

Menurut Havid, sensasi naik bus tayo paling terasa bila berada di dek lantai dua. Dari ketinggian bus sekitar tiga meter, penumpang langsung disuguhi keindahan panorama Taman Pakujoyo.

Anda tertarik? Bus wisata Tayo beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 19.00 di Taman Pakujoyo, Gayam, Sukoharjo.

 

 

 

Sumber: Kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *